Beranda » Artikel » Menuju ke bulan penuh keberkahan

Menuju ke bulan penuh keberkahan

T Diposting oleh pada 9 April 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 324 kali

Dibulan Ramadhan yang penuh keberkahan dan kemuliaan, padanya dilipat gandakan amal-amal kebaikannya, disyariatkan amal-amal ibadah yang agung, di bukakan pintu-pintu surga dan di tutup pintu-pintu neraka.

Sebab dari itu, bulan ini merupakan kesempatan berharga yang ditunggu-tunggu oleh orang-orang yang beriman kepada Allah Ta’ala dan ingin meraih ridha-Nya.

Dan karena kebesarannya keutamaan bulan suci ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu menyampaikan kabar gembira kepada para sahabat radhiyallahu ‘anhum akan kedatangan bulan yang penuh berkah ini.

Dulunya, para ulama salaf jauh-jauh hari sebelum datangnya bulan Ramadhan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah Ta’ala supaya mereka mencapai bulan yang mulia ini, karena mencapai bulan ini merupakan nikmat yang besar bagi orang-orang yang dianugerahi taufik oleh Alah Ta’ala. Mu’alla bin al-Fadhl berkata, “Dulunya (para salaf) berdoa kepada Allah Ta’ala (selama) enam bulan agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan, kemudian mereka berdoa kepada-Nya (selama) enam bulan (berikutnya) agar Dia menerima (amal-amal shaleh) yang mereka (kerjakan)”.

Maka hendaknya seorang muslim mengambil teladan dari para ulama salaf dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, dengan bersungguh-sungguh berdoa dan mempersiapkan diri untuk mendulang pahala kebaikan, pengampunan serta keridhaan dari Allah Ta’ala, agar di akhirat kelak mereka akan merasakan kebahagiaan dan kegembiraan besar ketika bertemu Allah Ta’ala dan mendapatkan ganjaran yang sempurna dari amal kebaikan mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang berpuasa akan merasakan dua kegembiraan (besar): kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika dia bertemu Allah”.

Tentu saja persiapan diri yang dimaksud di sini bukanlah dengan memborong berbagai macam makanan dan minuman lezat di pasar untuk persiapan makan sahur dan balas dendam ketika berbuka puasa. Juga bukan dengan mengikuti berbagai program acara Televisi yang lebih banyak merusak dan melalaikan manusia dari mengingat Allah Ta’ala dari pada manfaat yang diharapkan, itupun kalau ada manfaatnya.

Tapi persiapan yang dimaksud di sini adalah mempersiapkan diri lahir dan batin untuk melaksanakan ibadah puasa dan ibadah-ibadah agung lainnya di bulan Ramadhan dengan sebaik-sebaiknya, yaitu dengan hati yang ikhlas dan praktek ibadah yang sesuai dengan petunjuk dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena balasan kebaikan/keutamaan dari semua amal shaleh yang dikerjakan manusia, sempurna atau tidaknya, tergantung dari sempurna atau kurangnya keikhlasannya dan jauh atau dekatnya praktek amal tersebut dari petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Hal ini diisyaratkan dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sungguh seorang hamba benar-benar melaksanakan shalat, tapi tidak dituliskan baginya dari (pahala kebaikan) shalat tersebut kecuali sepersepuluhnya, sepersembilannya, seperdelapannya, sepertujuhnya, seperenamnya, seperlimanya, seperempatnya, sepertiganya, atau seperduanya”.

Juga dalam hadits lain tentang puasa, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Terkadang orang yang berpuasa tidak mendapatkan bagian dari puasanya kecuali lapar dan dahaga saja”.



sumber https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html

Belum ada Komentar untuk Menuju ke bulan penuh keberkahan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

a Artikel Terkait Menuju ke bulan penuh keberkahan

6 perkara dalam menuntut ilmu | Kecerdasan | Antusias | Kesungguhan | Harta | Bergaul dengan guru || Waktu yang panjang

Enam perkara dalam menuntut ilmu

T 16 August 2019 F A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Saudaraku, kamu tidak akan mendapatkan ilmu, Kecuali dengan 6 perkara: Kecerdasan Dalam hal menuntut ilmu kecerdasan merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Sebab dengan kecerdasan akal pikir kitalah yang dapat menuntun kita dalam menuntut ilmu. Seperti bagaimana kita memilih... Selengkapnya

Doa Tolak bala Yang di Munajatkan Oleh Anak Binaan Yayasan Kalimatunsawa Indonesia

T 1 October 2020 F , A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Tolak Bala sama dengan “Tolak (menolak)”  “bala (balak) sesuatu yang datang”, yang diartikan sebagai : musibah atau cobaan. Sehingga terjadinya sebutan “tolak balak”. Bala yang kini sedang datang di tanah ibu pertiwi ini. Kini datang berupa virus Corona (covid 19).... Selengkapnya

prioritas untuk akhirat | qurban di yayasan terdekat | Qurban di yayasan bekasi | Qurban membawa prioritas akhirat

KEJARLAH AKHIRAT, Maka Dunia akan Mengikuti

T 7 August 2019 F A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Tujuan hidup manusia ialah untuk mendatangi kampung akhirat, dan semua yang dilakukan di dunia ini sesungguhnya hanyalah ladang perbekalan menuju akhirat bukan kehidupan sejati umat manusia, dan kita hidup di dunia ini hanyalah sementara, sedangkan di akhirat kita akan abadi.... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Sekiranya Bapak/Ibu memerlukan informasi yang lebih lengkap mengenai layanan Kalimatunsawa Indonesia, silakan untuk menghubungi kami.

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa kami bantu?

Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu? silakan klik chat di bawah ini.

Sekretaris Harian

Admin Kalimatunsawa Indonesia

Online

Sekretaris

Rini Heriana

Online

Admin Kalimatunsawa Indonesia

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu? 00.00

Rini Heriana

Assalamu'alaikum, ada yang bisa kami bantu? terimakasih. 00.00