Beranda » Artikel » Memperingati ISRA MI’RAJ Nabi Muhammad SAW

Memperingati ISRA MI’RAJ Nabi Muhammad SAW

T Diposting oleh pada 5 April 2019
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 389 kali

Isra ialah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha. Mi’raj adalah kenaikan Nabi Muhammad SAW menembus lapisan langit tertinggi sampai batas yang tidak dapat dijangkau oleh semua makhluk. Semua itu ditempuh dalam semalam.

Peristiwa Isra Mi’raj terjadi pada tahun ke-10 dari Nubuwah, ini pendapat al-Manshurfury. Menurut riwayat Ibnu Sa’d di dalam Thabaqat-nya, peristiwa ini terjadi 18 bulan sebelum hijrah. Dengan tujuan untuk menenteramkan perasaan Nabi Muhammad SAW; sebagai nikmat besar yang dilimpahkan kepadanya.

Lalu, agar Nabi Muhammad SAW merasakan langsung adanya pengawasan dan perlindungan Allah SWT, karena sebelumnya Nabi mengalami kesulitan dan penderitaan selama menjalankan dakwah dan kehilangan orang-orang yang sangat dicintainya, yaitu Abu Thalib dan istri tercintanya Khadijah binti Khuwailid; untuk menunjukkan pada dunia bahwa Nabi SAW merupakan Nabi yang teristimewa; untuk menunjukkan keagungan Allah (QS al-Isra’ [17]: 1, QS al-An’am [6]: 75, dan QS Thaha [20]: 23); dan untuk menguji keimanan umat manusia.

Dalam perjalanan Isra Mi’raj, Nabi Muhammad SAW dipertemukan dengan para nabi terdahulu, hal ini merupakan bukti nyata adanya ikatan yang kuat antara Nabi Muhammad SAW dan nabi-nabi terdahulu.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Perumpamaan aku dengan nabi sebelumku adalah seperti seorang lelaki yang membangun sebuah ba ngunan, kemudian ia memperindah dan mempercantik bangunan tersebut, kecuali satu tempat batu bata di salah satu sudutnya. Ketika orang-orang mengitarinya, mereka kagum dan berkata, “Amboi indahnya, jika batu batu ini diletakkan?” Akulah batu bata itu, dan aku adalah penutup para nabi.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam hadis shahih diriwayatkan, Nabi SAW mengimami para nabi dan rasul terdahulu dalam shalat jamaah dua rakaat di Masjidil Aqsha. Kisah ini menunjukkan pengakuan bahwa Islam adalah agama Allah terakhir yang diamanahkan kepada manusia. Agama yang mencapai kesempurnaannya di tangan Nabi SAW.

Pilihan Nabi SAW terhadap minuman susu, ketika Jibril menawarkan dua jenis minuman, susu dan khamr, merupakan isyarat secara simbolis bahwa Islam adalah agama fitrah. Yakni, agama yang akidah dan seluruh hukumnya sesuai dengan tuntunan fitrah manusia. Di dalam Islam, tidak ada sesuatu pun yang bertentangan dengan tabiat manusia.

Perjalanan Isra Mi’raj dalam rangka menerima perintah shalat dari Allah, tanpa melalui perantara. Hal ini menunjukkan pentingnya shalat bagi kaum Muslimin. Shalat yang dilakukan akan dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih bermakna.

Jika pelajaran dari Isra Mi’raj ini dapat diterapkan dalam kehidupan, dapat membawa perubahan kehidupan menjadi lebih baik. Semoga

sumber : https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/18/04/12/p72vch396-pelajaran-isra-miraj-nabi-saw

Belum ada Komentar untuk Memperingati ISRA MI’RAJ Nabi Muhammad SAW

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

a Artikel Terkait Memperingati ISRA MI’RAJ Nabi Muhammad SAW

Milad Ke-8 Yayasan dan Santunan Akbar bersama Putra Putri Yatim

T 9 March 2020 F , A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Sejak di dirikan 2012 lalu. Alhamdulillah yayasan tetap amanan menjaga dan membimbing anak-anak yatim. atas dasar kepedulian terhadap anak-anak yatim dan kaum dhuafa’ semata mata untuk mengharap Ridho dari Allah SWT. Sejalannya waktu Alhamdulillah Allah SWT masih memberikan nikmat dan... Selengkapnya

doa anak baik | siklus anak nakal dan baik

Cara memutuskan siklus anak Nakal

T 1 April 2019 F A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Saat ngopi bersama mas Dodik Mariyanto di teras belakang rumah, iseng-iseng saya buka obrolan dengan satu kalimat tanya “Kenapa anak baik biasanya semakin baik, dan anak nakal biasanya semakin nakal ya mas?” Mas Dodik mengambil selembar kertas dan spidol, lalu... Selengkapnya

Memperingati Tahun Baru Islam 1442 H dan Hari Assyuro (Dzikir Akbar Bersama Anak Yatim dan Dhuafa)

T 13 September 2020 F , A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Tahun Baru Islam adalah hari yang penting bagi umat Islam. Peristiwa itu menandakan  peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam. yaitu memperingati hijrah Nabi Muhammad saw. dari Kota Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Peristiwa bersejarah itu telah terjadi... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Sekiranya Bapak/Ibu memerlukan informasi yang lebih lengkap mengenai layanan Kalimatunsawa Indonesia, silakan untuk menghubungi kami.

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa kami bantu?

Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu? silakan klik chat di bawah ini.

Sekretaris Harian

Admin Kalimatunsawa Indonesia

Online

Sekretaris

Rini Heriana

Online

Admin Kalimatunsawa Indonesia

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu? 00.00

Rini Heriana

Assalamu'alaikum, ada yang bisa kami bantu? terimakasih. 00.00