Beranda » Artikel » Enam perkara dalam menuntut ilmu

Enam perkara dalam menuntut ilmu

T Diposting oleh pada 16 August 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 1550 kali

Saudaraku, kamu tidak akan mendapatkan ilmu, Kecuali dengan 6 perkara:

  • Kecerdasan

Dalam hal menuntut ilmu kecerdasan merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Sebab dengan kecerdasan akal pikir kitalah yang dapat menuntun kita dalam menuntut ilmu. Seperti bagaimana kita memilih ilmu apa yang akan dipelajari dan bagaimana kita bisa menyaring dan menyimpulkan apa yang kita dapat dari ilmu tersebut. Sekarang ini parahnya banyak juga seorang pelajar yang belum mengerti maksud dari ilmu yang ia pelajari karena minimnya kecerdasan yang ia miliki. Itulah yang membuat sebuah ilmu tidak terserap dengan baik oleh seorang pelajar.

  • Antusias

Dalam hal mencari ilmu ketamakan juga mempunyai peran penting. Ketamakan disini maksudnya ketamakan yang bersifat positif (terhadap kebaikan). Apabila Pelajar memiliki sifat ketamakan terhadap ilmu maka dia akan selalu merasakan bahwa ilmu yang ia miliki dirasa belum cukup dan dia akan antusias untuk terus memperlajari banyak ilmu lagi. Hal inilah yang menjadikan sifat ketamakan terhadap ilmu berperan penting dalam hal mendapatkan ilmu.

  • Kesungguhan

Setiap suatu hal hendaknya dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan. Dengan kesungguhan itulah keberhasilan dapat diraih. Seperti bunyi salah satu mahfudzat :

 مَنْ جَدّ وَ جَدًّ 

“barang siapa yang bersungguh-sungguh dapatlah ia”. 

            Seperti halnya prinsip bersungguh-sungguh tersebut harus kita tanamkan juga dalam diri seorang muslim untuk mendapatkan ilmu. Dengan kesungguhan maka ilmu akan dapat didapatkan dengan mudah.

  • Harta

Ilmu memang tak dapat dibeli dengan sepeser uang pun bahkan sampai jutaan uang pun tak bisa untuk membeli itu. Namun pernyataan yang benar mengenai harta dalam menuntut ilmu adalah, ilmu didapat dengan modal harta yang cukup. Seperti yang sudah kita lihat saat ini, seperti sekolah-sekolah dan lainya. 

Namun ironisnya saat ini adalah kebanyakan orang yang tak mampu malahan tidak dibantu perekonomianya agar bisa menuntut ilmu kembali, namun malah dibiarkan akan kebodohanya.

  • Bergaul dengan guru

Seperti halnya orang tua kita, bila kita berhasil membuat mereka senang dan bangga maka mereka tak akan segan-segan untuk menuruti apa yang kita inginkan. Maka prinsip ini juga bisa kita terapkan pada guru kita.

Bila kita dekat dengan guru kita apalagi membuatnya senang pasti ia tidak segan-segan juga untuk membagi ilmunya pada kita.

Poin yang terpenting di sini ialah kita harus bisa menjaga sopan santun kita dan perilaku kita pada guru kita agar ia ingin berbagi ilmunya pada kita.

  • Waktu yang panjang

Waktu yang panjang merupakan nikmat Allah SWT yang tak terhingga. Dan bila kita mempunyai waktu yang panjang maka hendaklah kita bersyukur kepada Allah SWT. Namun waktu yang panjang inilah yang seharusnya kita gunakan untuk mempersiapkan bekal untuk di akhirat, seperti menuntut ilmu dan lainya.

Perlu kita ketahui juga untuk mendapatkan sebuah ilmu kita hendaknya akan membutuhkan waktu yang lama. Seperti yang ada saat ini, banyak pelajar yang bersekolah untuk menuntut ilmu sampai 9 tahun lebih lamanya. 

Namun demikian waktu yang panjang inilah yang harus kita manfaatkan, sebelum waktu itu justru berbalik untuk membuat kita menyesal nantinya. Seperti dalam pepatah bahasa arab :

الوقت كالسيف إن لم تقطعه قطعك 

Waktu ibarat pedang, jika kamu tidak memotongnya, niscaya pedang itu yang akan memotongmu
Alhamdulillah, demikianlah 6 Perkara Untuk Mendapatkan Ilmu. Semoga bermanfaat dan dapat terus meningkatkan keimanan kita selalu sebagai seorang muslim. aaamiiin.

Belum ada Komentar untuk Enam perkara dalam menuntut ilmu

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

a Artikel Terkait Enam perkara dalam menuntut ilmu

Peringatan Hari Bela Negara Ke-72

T 19 December 2020 F A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Hari Bela Negara Setiap tanggal 19 Desember Indonesia memperingati Hari Bela Negara untuk mengenang peristiwa PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) pada 19 Desember 1948. Ketika itu Belanda melancarkan Agresi Militer II dengan mengumumkan bahwa tidak adanya lagi Negara Indonesia. Pada... Selengkapnya

PESANTREN RAMADHAN 1442H “MEMBENTUK GENERASI BERTAQWA”

T 4 May 2021 F , A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Menyambut Pesantren Ramadhan 1442 H Bulan Ramadhan adalan bulan suci yang penuh akan berkah, rahmat, serta ampunan Allah SWT, pada bulan ini juga Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan Allah SWT juga melipatgandakan pahala pada bulan tersebut.... Selengkapnya

yayasan yatim di bekasi

3 Amalan Yang Tidak Terputus Walaupun Telah Tiada

T 23 January 2019 F A Rini Heriana

Dari Abu Hurairah RA berkata, maka Rasulullah SAW telah bersabda: “Jika anak Adam meninggal, maka terputuslah amalnya, kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang selalu mendoakannya.” SDM. Muslim Allah menciptakan manusia untuk dapat beribadah kepadaNya,... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Sekiranya Bapak/Ibu memerlukan informasi yang lebih lengkap mengenai layanan Kalimatunsawa Indonesia, silakan untuk menghubungi kami.

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa kami bantu?

Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu? silakan klik chat di bawah ini.

Sekretaris Harian

Admin Kalimatunsawa Indonesia

Online

Sekretaris

Rini Heriana

Online

Admin Kalimatunsawa Indonesia

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu? 00.00

Rini Heriana

Assalamu'alaikum, ada yang bisa kami bantu? terimakasih. 00.00