Beranda » Artikel » Cara memutuskan siklus anak Nakal

Cara memutuskan siklus anak Nakal

T Diposting oleh pada 1 April 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 310 kali

Saat ngopi bersama mas Dodik Mariyanto di teras belakang rumah, iseng-iseng saya buka obrolan dengan satu kalimat tanya

“Kenapa anak baik biasanya semakin baik, dan anak nakal biasanya semakin nakal ya mas?”

Mas Dodik mengambil selembar kertas dan spidol, lalu membuat beberapa lingkaran-lingkaran.

“Wah suka banget, bakalan jadi obrolan berbobot nih”, pikir saya ketika melihat kertas dan spidol di tangan mas Dodik.

Mas Dodik mulai menuliskan satu hadist:

رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

“Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua”

Yang memiliki arti setiap anak yang baik, pasti membuat ridho orangtuanya, hal ini akan membuat Allah Ridho juga.

Tetapi setiap anak nakal, pasti membuat orangtuanya murka, dan itu akan membuat Allah murka juga.

“Kamu pikirkan implikasi berikutnya dan cari literatur yang ada untuk membuat sebuah pola”, tantang mas Dodik ke saya.

Waaah pak Dosen mulai menantang anak baik ya, suka saya.

Setelah mengulang ulang berbagai literatur yang ada, akhirnya saya menemukan salah satu tulisan menarik yang ditulis oleh kakak kelas mas Dodik.

. disana beliau menuliskan bahwa anak baik dan anak nakal itu bergantung pada ridho dan murka orangtuanya.

Akhirnya kami berdua mengolahnya kembali, membuatnya menjadi siklus anak baik dan siklus anak nakal

Siklus Anak Baik

Anak Baik -> orangtua Ridho -> Allah Ridho -> keluarga berkah -> bahagia -> anak makin baik

Siklus Anak nakal

Anak Nakal -> orangtua murka -> Allah Murka -> keluarga tidak berkah -> tidak bahagia -> anak makin nakal

Kalau tidak ada yang memutus siklus tersebut, maka akan terjadi pola anak baik akan semakin baik, anak nakal akan semakin nakal.

Bagaimana cara memutus siklus Anak Nakal ? ternyata kuncinya bukan pada anak melainkan pada ORANGTUANYA.

Anak Nakal -> ORANGTUA RIDHO ->Allah Ridho -> keluarga berkah -> bahagia -> anak jadi baik.

Berat? iya, maka nilai kemuliaannya sangat tinggi. Bagaimana caranya kita sebagai orangtua/guru bisa ridho ketika anak kita nakal?

ini kuncinya:

َإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ“

Bila kalian memaafkannya…menemuinya dan melupakan kesalahannya…maka ketahuilah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 64:14).

Caranya orangtua ridho ialah menerima anak tersebut, maafkan dan mengajaknya ngobrol, rangkul dengan sepenuh hati, terakhir lupakan kesalahannya.

 saya dapat do’a seperti ini, artinya:

“Ya Allah, aku bersaksi bahwa aku ridho kepada anakku (dg menyebutkan nama anak) dg ridho yang paripurna, ridho yg sempurna dan ridho yg paling komplit. Maka turunkanlah ya Allah keridhoan-Mu kepadanya demi ridhoku kepadanya.”

Tidak ada anak nakal, namun anak belum tau.

Tidak ada anak nakal, namun orang tua yang tak sabar.

Tak ada anak nakal, namun pendidik yang terburu-buru melihat hasil

Semoga bermanfa’at

Barakallahu fiikum…

Sumber https://www.ibuprofesional.com

Belum ada Komentar untuk Cara memutuskan siklus anak Nakal

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

a Artikel Terkait Cara memutuskan siklus anak Nakal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H (Yayasan Kalimatunsawa Indonesia)

T 11 November 2020 F , A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia Perayaan Maulid merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat, Maulid dirayakan di banyak negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam. Sebagian kaum muslimin meyakini bahwa perayaan Maulid Nabi disyariatkan... Selengkapnya

Milad Ke-8 Yayasan dan Santunan Akbar bersama Putra Putri Yatim

T 9 March 2020 F , A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Sejak di dirikan 2012 lalu. Alhamdulillah yayasan tetap amanan menjaga dan membimbing anak-anak yatim. atas dasar kepedulian terhadap anak-anak yatim dan kaum dhuafa’ semata mata untuk mengharap Ridho dari Allah SWT. Sejalannya waktu Alhamdulillah Allah SWT masih memberikan nikmat dan... Selengkapnya

6 perkara dalam menuntut ilmu | Kecerdasan | Antusias | Kesungguhan | Harta | Bergaul dengan guru || Waktu yang panjang

Enam perkara dalam menuntut ilmu

T 16 August 2019 F A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Saudaraku, kamu tidak akan mendapatkan ilmu, Kecuali dengan 6 perkara: Kecerdasan Dalam hal menuntut ilmu kecerdasan merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Sebab dengan kecerdasan akal pikir kitalah yang dapat menuntun kita dalam menuntut ilmu. Seperti bagaimana kita memilih... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Sekiranya Bapak/Ibu memerlukan informasi yang lebih lengkap mengenai layanan Kalimatunsawa Indonesia, silakan untuk menghubungi kami.

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa kami bantu?

Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu? silakan klik chat di bawah ini.

Sekretaris Harian

Admin Kalimatunsawa Indonesia

Online

Sekretaris

Rini Heriana

Online

Admin Kalimatunsawa Indonesia

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu? 00.00

Rini Heriana

Assalamu'alaikum, ada yang bisa kami bantu? terimakasih. 00.00