Beranda » Artikel » Menuju ke bulan penuh keberkahan

Menuju ke bulan penuh keberkahan

T Diposting oleh pada 9 April 2019
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 323 kali

Dibulan Ramadhan yang penuh keberkahan dan kemuliaan, padanya dilipat gandakan amal-amal kebaikannya, disyariatkan amal-amal ibadah yang agung, di bukakan pintu-pintu surga dan di tutup pintu-pintu neraka.

Sebab dari itu, bulan ini merupakan kesempatan berharga yang ditunggu-tunggu oleh orang-orang yang beriman kepada Allah Ta’ala dan ingin meraih ridha-Nya.

Dan karena kebesarannya keutamaan bulan suci ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu menyampaikan kabar gembira kepada para sahabat radhiyallahu ‘anhum akan kedatangan bulan yang penuh berkah ini.

Dulunya, para ulama salaf jauh-jauh hari sebelum datangnya bulan Ramadhan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah Ta’ala supaya mereka mencapai bulan yang mulia ini, karena mencapai bulan ini merupakan nikmat yang besar bagi orang-orang yang dianugerahi taufik oleh Alah Ta’ala. Mu’alla bin al-Fadhl berkata, “Dulunya (para salaf) berdoa kepada Allah Ta’ala (selama) enam bulan agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan, kemudian mereka berdoa kepada-Nya (selama) enam bulan (berikutnya) agar Dia menerima (amal-amal shaleh) yang mereka (kerjakan)”.

Maka hendaknya seorang muslim mengambil teladan dari para ulama salaf dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, dengan bersungguh-sungguh berdoa dan mempersiapkan diri untuk mendulang pahala kebaikan, pengampunan serta keridhaan dari Allah Ta’ala, agar di akhirat kelak mereka akan merasakan kebahagiaan dan kegembiraan besar ketika bertemu Allah Ta’ala dan mendapatkan ganjaran yang sempurna dari amal kebaikan mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang berpuasa akan merasakan dua kegembiraan (besar): kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika dia bertemu Allah”.

Tentu saja persiapan diri yang dimaksud di sini bukanlah dengan memborong berbagai macam makanan dan minuman lezat di pasar untuk persiapan makan sahur dan balas dendam ketika berbuka puasa. Juga bukan dengan mengikuti berbagai program acara Televisi yang lebih banyak merusak dan melalaikan manusia dari mengingat Allah Ta’ala dari pada manfaat yang diharapkan, itupun kalau ada manfaatnya.

Tapi persiapan yang dimaksud di sini adalah mempersiapkan diri lahir dan batin untuk melaksanakan ibadah puasa dan ibadah-ibadah agung lainnya di bulan Ramadhan dengan sebaik-sebaiknya, yaitu dengan hati yang ikhlas dan praktek ibadah yang sesuai dengan petunjuk dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena balasan kebaikan/keutamaan dari semua amal shaleh yang dikerjakan manusia, sempurna atau tidaknya, tergantung dari sempurna atau kurangnya keikhlasannya dan jauh atau dekatnya praktek amal tersebut dari petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Hal ini diisyaratkan dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sungguh seorang hamba benar-benar melaksanakan shalat, tapi tidak dituliskan baginya dari (pahala kebaikan) shalat tersebut kecuali sepersepuluhnya, sepersembilannya, seperdelapannya, sepertujuhnya, seperenamnya, seperlimanya, seperempatnya, sepertiganya, atau seperduanya”.

Juga dalam hadits lain tentang puasa, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Terkadang orang yang berpuasa tidak mendapatkan bagian dari puasanya kecuali lapar dan dahaga saja”.



sumber https://muslim.or.id/4267-berbenah-diri-menyambut-bulan-ramadhan.html

Belum ada Komentar untuk Menuju ke bulan penuh keberkahan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

a Artikel Terkait Menuju ke bulan penuh keberkahan

shalat dhuha

Keutamaan Shalat Dhuha

T 19 January 2019 F A Rini Heriana

Shalat Duha ialah salat sunah yang dapat dilakukan seorang muslim ketika waktu duha. Shalat dhuha ialah salah satu shalat sunnah yang istimewa. Banyak manfaat dan keutamaan kalau seorang muslim rutin melaksanakan shalat sunnah ini. Shalat ini dikenal sebagai shalat sunnah untuk memohon rezeki dari Allah SWT.... Selengkapnya

hemat air | berwudhu | wudhu | hemat air bersih

Bijak dalam berwudhu

T 23 April 2019 F A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Air merupakan alat untuk bersuci yang paling utama dibandingkan dengan  pasir apa lagi tisu. Maka dari itu  wajar jika umat islam sangat bergantung kepada air bersih, sebagai sumber kehidupan dan sarana ibadah.  Berangkat dari sana dan fakta bahwa air bersih semakin sulit didapat,... Selengkapnya

niat | kejalan yang benar | yayasan kalimatunsawa

Luruskan niat untuk dapat keridhoan Allah

T 12 March 2019 F A Admin Yayasan Kalimatunsawa

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, kepada keluarganya, kepada para sahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari Kiamat, amma ba’du: Berikut inipenjelasan hadits tentang niat. Semoga Allah menjadikan penulisan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma amin.... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Sekiranya Bapak/Ibu memerlukan informasi yang lebih lengkap mengenai layanan Kalimatunsawa Indonesia, silakan untuk menghubungi kami.

Assalamu'alaikum. Ada yang bisa kami bantu?

Assalamu'alaikum. ada yang bisa kami bantu? silakan klik chat di bawah ini.

Sekretaris Harian

Admin Kalimatunsawa Indonesia

Online

Sekretaris

Rini Heriana

Online

Admin Kalimatunsawa Indonesia

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu? 00.00

Rini Heriana

Assalamu'alaikum, ada yang bisa kami bantu? terimakasih. 00.00